BOYOLALI | Rabu, 20 Mei 2026
Oleh: Gunawan | Bidikutama7.com
Suasana nasionalisme yang kental menyelimuti kawasan IKM Kampus Kopi, Desa Banyuanyar, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Rombongan delegasi Sekber Wartawan Indonesia (SWI) dari Kalimantan Selatan (Kalsel) turut mengambil peran penting dalam aksi kolosal pembentangan bendera Merah Putih sepanjang 1.000 meter. Aksi heroik ini menjadi puncak dari rangkaian Hari Kebebasan Pers Sedunia (HKPS) 2026 sekaligus Musyawarah Nasional (Munas) SWI yang digelar pada Selasa (19/5/2026).
Keterlibatan aktif kontingen SWI Kalsel dalam pembentangan kain sakral sepanjang satu kilometer tersebut melambangkan keteguhan sikap insan pers Kalimantan Selatan dalam menjaga persatuan bangsa. Bersama dengan ratusan jurnalis dari berbagai penjuru tanah air, aparat keamanan, serta warga lokal Boyolali, mereka bergotong-royong membentangkan bendera raksasa yang mengelilingi lokasi acara sebagai bentuk pengabdian nyata pers untuk keutuhan NKRI.

Sinergi Strategis dan Aksi Lingkungan Penanaman 1.000 Pohon
Mengusung tema utama “Pers Mengabdi Untuk Negeri”, perhelatan akbar ini dihadiri langsung oleh Bupati Boyolali Agus Irawan, Plt. Ketua Umum SWI Ir. Herry Budiman, jajaran pengurus pusat (DPP), serta utusan wilayah (DPW) dan daerah (DPD) se-Indonesia. Turut hadir perwakilan dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa PDT) RI, Kementerian Pertanian, serta jajaran Forkopimda setempat.

Selain aksi pembentangan bendera yang spektakuler, momen nasional ini juga diisi dengan aksi kepedulian lingkungan yang nyata. Kontingen SWI Kalsel bersama seluruh peserta turun ke lahan pertanian lokal untuk melakukan penanaman 1.000 bibit pohon produktif.
“Kami bersyukur pada hari ini bisa terselenggara acara Peringatan HKPS 2026 dan Munas SWI dengan suasana yang berbeda. Kita menggelar serangkaian acara yang mendukung ketahanan pangan serta melakukan aksi penanaman 1.000 pohon di kawasan Boyolali. Ini membuktikan bahwa pers tidak hanya memiliki fungsi kontrol sosial, tetapi juga harus mampu hadir mendukung program strategis pemerintah demi kepentingan masyarakat luas,” ungkap Ketua Panitia, Prof. Dr. Ir. Supiyat Nasir, MBA.
Apresiasi Bupati Terhadap Kontribusi Insan Pers
Bupati Boyolali, Agus Irawan, memberikan apresiasi yang luar biasa atas soliditas yang ditunjukkan oleh para jurnalis nasional, termasuk antusiasme luar biasa dari rombongan Kalimantan Selatan yang menempuh perjalanan jauh demi mengawal agenda kebangsaan ini.
“Kami bersyukur Boyolali telah menjadi tempat penyelenggaraan Puncak Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026 yang digelar oleh rekan-rekan SWI. Pemerintah juga terus bekerja sama untuk memberikan pemberitaan yang positif, objektif, dan konstruktif,” kata Bupati Agus Irawan.
Di sela-sela kegiatan, Bupati juga berdialog langsung dengan masyarakat serta delegasi mengenai program-program prioritas yang tengah digalakkan Pemkab Boyolali, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, pemeriksaan kesehatan, serta komitmen peningkatan mutu pendidikan daerah yang berbasis pada sektor pertanian dan peternakan sebagai pilar ekonomi.
Perhelatan akbar yang diawali dengan suguhan seni budaya Tari Barindo khas Desa Banyuanyar ini berjalan dengan sukses dan khidmat. Kehadiran serta keterlibatan penuh kontingen SWI Kalimantan Selatan dari awal hingga akhir pembentangan bendera raksasa 1.000 meter menegaskan bahwa jurnalis Banua siap berada di garda terdepan dalam menyuarakan kebenaran, menjaga kemerdekaan pers, dan merawat persatuan Indonesia.





