Bidikutama7.com, Cikarang – Paguyuban PGC membuktikan bahwa program jangka pendek pun bisa memberikan dampak besar. Diprakarsai oleh Iman Surahman, penggerak PGC, program paket sembako bernama ‘Pegoh’ kini telah berjalan selama satu bulan dan menunjukkan hasil yang signifikan.
Program ‘Pegoh’ (yang merupakan kependekan dari Pejuang Gotong Royong) ini berawal dari inisiatif pribadi Iman Surahman. Ia menggunakan modal cadangan pribadi admin PGC sebesar Rp 1.530.000 untuk menyediakan paket kebutuhan pokok bagi anggotanya.

”Alhamdulillah, dari awal modal Rp 1.530.000, saat ini sudah berjumlah Rp 2.990.000,” ujar Iman, berdasarkan catatan per hari Sabtu (11/10/2025). Kenaikan modal tersebut menunjukkan bahwa program ini meraih keuntungan bersih hampir 100% dalam waktu satu bulan.
Saat ini, sudah ada 19 anggota PGC yang tergabung dalam program ‘Pegoh’. Kebutuhan utama yang dipenuhi meliputi minyak goreng, terigu, sagu, dan telur.
*Skema Gotong Royong*
Skema pengembalian modal pada program ini dibuat ringan dan terstruktur. Anggota diberikan waktu tiga minggu untuk melunasi paket sembako mereka, dengan cicilan mingguan sebesar Rp 50.000.
Menariknya, program ini tidak hanya berorientasi pada keuntungan materi. Keuntungan sebesar Rp 20.000 dari setiap paket yang dijual langsung disisihkan dan dialokasikan untuk program ‘Peduli Bersama’ PGC.
Saat ini, Paguyuban PGC menyatakan fokus utama mereka adalah pada pengembangan program jangka pendek ini. Iman Surahman berharap kesuksesan ‘Pegoh’ dapat berlanjut dan menjadi cikal bakal.
”Mudah-mudahan dengan adanya paket sembako ‘Pegoh’, bisa menjadi toko sembako PGC yang juga menarik minat para pedagang lain,” tutup Iman, optimis.(Hafids)





