Bidikutama7.com, Jakarta – Bunga kitolod sejak lama dikenal sebagai tanaman obat tradisional dengan beragam khasiat. Tanaman berbungakan putih kecil ini dipercaya masyarakat mampu mengatasi berbagai keluhan kesehatan, mulai dari iritasi mata hingga gangguan pernapasan. Meski demikian, para ahli mengingatkan agar penggunaan kitolod tetap dilakukan dengan hati-hati karena mengandung getah beracun. Kamis, (4/9)

Khasiat Kitolod Menurut Tradisi

Secara turun-temurun, bunga kitolod dimanfaatkan untuk beberapa keperluan kesehatan:

Mengatasi iritasi dan infeksi mata. Ekstrak kitolod dipercaya dapat membersihkan mata dari infeksi berkat kandungan antibakterinya.

Meredakan sakit tenggorokan. Rebusan bunga kitolod kerap digunakan sebagai obat kumur untuk mengurangi radang tenggorokan.

Membantu penderita asma dan batuk. Daun kitolod secara tradisional dipakai untuk mengatasi asma dan bronkitis, sementara rebusan bunga dengan madu diminum untuk meredakan batuk.

Mengobati luka ringan. Daun yang ditumbuk halus dapat dioleskan pada luka lecet agar cepat kering dan terhindar dari infeksi.

Sebagai antioksidan. Kandungan flavonoid, alkaloid, dan saponin diyakini dapat melindungi sel tubuh serta melawan infeksi bakteri.

Fakta Medis yang Perlu Diketahui

Meski diyakini bermanfaat, penggunaan kitolod tidak boleh sembarangan. Getah putih pada tanaman ini bersifat beracun sehingga tidak aman bila langsung diteteskan ke mata. Selain itu, klaim bahwa kitolod bisa menyembuhkan katarak tidak terbukti secara ilmiah. Katarak adalah kekeruhan pada lensa mata yang hanya dapat ditangani melalui tindakan operasi, bukan dengan ramuan herbal.

Saran Para Ahli

Dokter dan tenaga kesehatan menyarankan agar masyarakat lebih bijak dalam memanfaatkan kitolod. Jika ingin menggunakannya sebagai alternatif pengobatan, sebaiknya tetap berkonsultasi dengan dokter untuk menghindari risiko efek samping yang membahayakan kesehatan.

Sumber: Jurnal Kesehatan & Herbal
Editor: R.A.S
Reporter: N.Yati