Bidikutama7.com, Pangandaran- Momentum libur akhir tahun dimanfaatkan ribuan wisatawan untuk berkunjung ke destinasi wisata alam body rafting Citumang yang berlokasi di Desa Bojong, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran. Senin (29/12/25).

Hingga penghujung tahun, kawasan wisata yang mengandalkan keindahan Sungai Citumang ini tampak padat oleh wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia.

Sejak pagi hari, arus kedatangan pengunjung terus meningkat. Antrean panjang terlihat di pintu masuk kawasan wisata, sementara area parkir dipenuhi kendaraan roda dua maupun roda empat. Kondisi tersebut menjadi gambaran tingginya minat masyarakat terhadap wisata berbasis alam dan petualangan, khususnya selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Wisata body rafting Citumang menawarkan sensasi menyusuri aliran sungai berair hijau jernih tanpa menggunakan perahu. Wisatawan cukup mengapung mengikuti arus sungai dengan perlengkapan keselamatan lengkap serta didampingi pemandu lokal berpengalaman. Sepanjang perjalanan, pengunjung disuguhi panorama tebing batu kapur, goa alami, serta rimbunnya pepohonan yang masih terjaga keasriannya.

Pihak pengelola wisata Citumang menyebutkan bahwa lonjakan pengunjung pada libur akhir tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan hari-hari biasa. Jika pada hari normal jumlah pengunjung relatif stabil, maka pada musim liburan panjang kunjungan bisa meningkat hingga berlipat ganda, terutama pada akhir pekan dan puncak liburan.

“Libur akhir tahun selalu menjadi momen dengan jumlah kunjungan tertinggi. Mayoritas wisatawan datang dari luar daerah Pangandaran, seperti Bandung, Jakarta, dan wilayah Jawa Tengah,” ujar
salah satu pengelola wisata Citumang.

Membludaknya wisatawan turut membawa dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar. Aktivitas wisata mendorong pergerakan sektor UMKM, jasa parkir, pemandu wisata, hingga pelaku usaha kuliner dan penginapan di sekitar kawasan Citumang. Warga setempat merasakan langsung manfaat dari meningkatnya kunjungan wisatawan selama musim liburan.

Di sisi lain, peningkatan jumlah pengunjung diantisipasi dengan pengamanan dan pengawasan yang lebih ketat. Pengelola wisata bekerja sama dengan aparat keamanan, unsur TNI-Polri, serta relawan wisata untuk memastikan aktivitas body rafting berjalan aman dan tertib. Standar operasional keselamatan diterapkan secara ketat, termasuk pembatasan jumlah peserta dalam setiap sesi serta kewajiban penggunaan alat keselamatan.

Wisatawan juga diimbau untuk selalu mengikuti arahan pemandu, menjaga ketertiban, serta tidak membuang sampah sembarangan. Upaya ini dilakukan guna menjaga keselamatan pengunjung sekaligus melestarikan lingkungan Sungai Citumang agar tetap alami dan berkelanjutan.

Dengan tingginya animo wisatawan pada akhir tahun ini, wisata body rafting Citumang semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu destinasi unggulan wisata alam di Jawa Barat. Keindahan alam, sensasi petualangan, serta pengelolaan berbasis masyarakat menjadikan Citumang tidak hanya sebagai tujuan rekreasi, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi lokal yang terus berkembang pesat.(Red)

Penulis: Yuan