AMUNTAI | Bidikutama7.com
Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Polsek Amuntai Tengah, jajaran Polres Hulu Sungai Utara (HSU), terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan lahan swasembada jagung di wilayah hukumnya.
Monitoring dilaksanakan pada Sabtu (11/7/2026) pagi di kawasan Pondok Pesantren Darussalam, Desa Muara Tapus, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Kegiatan dipimpin oleh Bawas Piket AIPDA Dwi Hartono bersama empat personel regu jaga. Pemantauan dilakukan untuk mengetahui kondisi terkini lahan pertanian sekaligus mendukung keberhasilan program swasembada jagung sebagai salah satu upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.

Dalam peninjauan tersebut, petugas menemukan sebagian besar lahan jagung milik petani masih tergenang air akibat meningkatnya debit air yang dipengaruhi kondisi cuaca. Genangan tersebut menyebabkan lahan belum dapat dimanfaatkan untuk proses penanaman baru.
Kondisi ini diperkirakan akan berdampak pada jadwal tanam dan produktivitas pertanian apabila genangan air belum juga surut dalam waktu dekat.
Kapolres Hulu Sungai Utara melalui Polsek Amuntai Tengah menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan secara berkala terhadap perkembangan lahan dan kondisi debit air. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan Polri terhadap sektor pertanian sekaligus untuk memberikan informasi yang akurat dalam menentukan langkah-langkah mitigasi bersama para petani dan instansi terkait.
Selain melakukan monitoring, kehadiran personel Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman, semangat, dan motivasi kepada para petani agar tetap optimistis menghadapi tantangan cuaca dalam menjalankan aktivitas pertanian.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi pemantauan terpantau aman, tertib, dan kondusif.
Reporter: Gunawan, A.Md., S.H
Editor: Asep Supriatna
Sumber: Humas Polsek Amuntai Tengah





