Bidikutama7.com, Jawa Barat – Daun kerinyuh (Chromolaena odorata), tanaman liar yang sering tumbuh di pinggir jalan, ladang, dan pekarangan rumah, ternyata menyimpan segudang manfaat kesehatan yang sudah dimanfaatkan masyarakat sejak lama.
Masyarakat pedesaan di berbagai wilayah Indonesia menggunakan daun kerinyuh sebagai obat tradisional untuk menghentikan perdarahan, mempercepat penyembuhan luka, hingga meredakan sakit perut dan diare. Cara penggunaannya pun sederhana, yakni dengan menempelkan daun yang diremas pada luka atau merebusnya untuk diminum airnya. Kamis, (4/9)

Penelitian menyebutkan, daun kerinyuh mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, saponin, dan tanin. Kandungan ini bersifat antibakteri, antiinflamasi, dan mampu memperkuat sistem kekebalan tubuh. Tidak hanya itu, daun ini juga diyakini bermanfaat mengurangi bau badan karena sifat antibakterinya.
Meski dikenal luas sebagai obat herbal turun-temurun, para ahli kesehatan tetap mengingatkan agar penggunaannya dilakukan secara bijak. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memastikan dosis serta keamanan penggunaan dalam jangka panjang.
Dengan khasiat yang dimilikinya, kerinyuh yang dulunya hanya dianggap gulma kini mulai dilirik sebagai tanaman herbal potensial untuk kesehatan masyarakat.
Sumber: Jurnal Kesehatan & Herbal
Editor: R.A.S
Reporter: N.Yati





