Oleh: M.Erwin | Redaksi
Surabaya | Bidikutama7.com
Takdir mempertemukan kembali sahabat lama. Setelah terpisah hampir 28 tahun, sejumlah alumni MI Bani Hasyim, Lengkong–Cerme, Kabupaten Gresik, kembali bertemu secara tak terencana di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak, Kecamatan Pabean Cantikan, Kota Surabaya, Jumat malam (23/1/2026).
Pertemuan tersebut terjadi saat awak media, M. Erwin, singgah di Surabaya dalam perjalanan menuju Nihi Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Di sebuah warung makan sederhana di sekitar pelabuhan, ia secara tak sengaja bertemu dengan sahabat semasa sekolah dasar, yakni Qodir Al Jailani, Mas Fikri, dan Mas Buthon, yang merupakan teman satu angkatan di MI Bani Hasyim.

“Jujur, ini benar-benar di luar dugaan. Tidak ada janji, tidak ada rencana. Allah yang mempertemukan kami kembali setelah hampir tiga dekade berpisah,” ujar M. Erwin kepada wartawan di lokasi.
Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Sambil menikmati secangkir kopi, para sahabat lama tersebut bernostalgia mengenang masa-masa sekolah, sekaligus berbagi cerita perjalanan hidup masing-masing.
Hal senada disampaikan Qodir Al Jailani. Ia mengaku terharu dapat kembali bertemu dengan sahabat-sahabat lamanya setelah puluhan tahun terpisah.
“Waktu terasa begitu cepat berlalu. Meski sudah lama tidak bertemu, rasa persaudaraan itu masih terasa kuat. Ini momen yang sangat berharga,” ungkapnya.
Pertemuan singkat namun penuh makna ini menjadi bagian dari agenda singgah M. Erwin di Surabaya sebelum melanjutkan perjalanan laut dari Pelabuhan Tanjung Perak menuju Nihi Sumba Barat, NTT. Momen tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa ikatan persahabatan sejati tidak lekang oleh waktu dan jarak.





