Tangerang, 4 Februari 2026
Oleh: Suryadirja | Bidikutama7.com
Suasana penuh kehangatan menyelimuti Gedung/Musholla Al-Hidayah di area UPBU Budiarto pada Rabu sore, ketika seluruh karyawan dan karyawati Kementerian Penerbangan UPBU Budiarto berkumpul untuk silaturahmi dan buka puasa bersama. Acara yang dimulai pukul 17.00 WIB ini juga menghadirkan anak-anak yatim dari seluruh kecamatan Legok dalam sebuah pertemuan yang menekankan kebersamaan dan kepedulian sosial.
Rangkaian kegiatan disusun sederhana namun khidmat: diawali dengan pembukaan dan arahan singkat panitia, dilanjutkan doa bersama, sambutan internal tentang makna Ramadhan dan solidaritas, buka puasa bersama seluruh hadirin, lalu momen silaturahmi khusus dengan anak-anak yatim. Anak-anak dari berbagai desa di Legok tampak antusias mengikuti jalannya acara; suasana cair tercipta saat para pegawai menyapa mereka dan berbagi hidangan berbuka.

Kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan bagian dari ikhtiar membangun kultur empati di lingkungan UPBU Budiarto. Panitia menata tempat sejak siang, menyiapkan area sholat dan santap yang nyaman di Al-Hidayah, serta mengatur alur kedatangan rombongan anak-anak agar tertib. Kehadiran mereka mempertegas pesan bahwa Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk merawat hubungan internal sekaligus menjangkau masyarakat terdekat.
Menjelang maghrib, suasana semakin syahdu. Begitu azan berkumandang, hadirin membatalkan puasa bersama-sama, diawali kurma dan minuman hangat sebelum menyantap hidangan utama. Setelah berbuka, acara berlanjut dengan doa penutup dan ramah tamah singkat. Anak-anak yatim menerima bingkisan dari panitia sebagai bagian dari tradisi berbagi; senyum mereka menjadi penanda bahwa pertemuan ini memberi arti lebih dari sekadar seremoni.
Melalui silaturahmi dan buka bersama ini, UPBU Budiarto ingin menguatkan ikatan antarkaryawan serta menghadirkan ruang pertemuan yang setara antara keluarga besar kantor dan anak-anak yatim Legok. Diharapkan, nilai kebersamaan yang ditumbuhkan pada sore Ramadhan itu terus hidup dalam keseharian kerja dan interaksi sosial di masa mendatang.





