TANGERANG | Bidikutama7.com
Ketua DPW Global Press Network (GPN) Banten, R. Asep Supriatna, S.T., menyatakan kesiapannya untuk memberikan edukasi dan pembinaan secara berkelanjutan kepada seluruh anggota, khususnya mengenai pentingnya memahami serta menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) sebagai jurnalis secara profesional. Minggu, (6/9/26).
Menurut R. Asep, seorang jurnalis tidak hanya dituntut mampu menyampaikan informasi kepada publik, tetapi juga harus memahami kode etik jurnalistik, prinsip keberimbangan, verifikasi informasi, serta tanggung jawab dalam setiap pemberitaan.
“Kami siap memberikan edukasi dan pembinaan kepada anggota agar semakin memahami tupoksinya sebagai jurnalis. Profesionalisme harus dibangun melalui pengetahuan, etika, disiplin dan tanggung jawab,” ujar R. Asep.
Ia menegaskan, keberadaan GPN Banten diharapkan tidak sekadar menjadi wadah organisasi, tetapi juga menjadi ruang untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas para anggotanya.
Pembinaan akan diarahkan pada peningkatan kemampuan jurnalistik, mulai dari teknik peliputan, penulisan berita, konfirmasi kepada narasumber, verifikasi data hingga penerapan kode etik jurnalistik.
R. Asep juga mengajak seluruh anggota GPN Banten untuk terus belajar dan meningkatkan kompetensi, sehingga mampu menghasilkan karya jurnalistik yang informatif, edukatif dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Jurnalis harus berani menyampaikan fakta, tetapi tetap mengedepankan etika. Kita ingin anggota GPN Banten menjadi jurnalis yang profesional, berintegritas dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Dengan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, DPW GPN Banten menargetkan terbentuknya insan pers yang kompeten, berintegritas, independen dan profesional dalam menjalankan tugas jurnalistik di tengah masyarakat.
(Redaksi)





