KUBU RAYA, 18 April 2026
Oleh: Yuliana | Bidikutama7.com
Dugaan aktivitas pengangkutan arang bakau ilegal di wilayah Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, kembali menjadi sorotan. Kali ini, publik dihadapkan pada temuan baru berupa foto close-up nomor polisi sebuah truk yang sebelumnya telah ramai diperbincangkan.
Foto tersebut memperlihatkan dengan cukup jelas nomor kendaraan DU 8362 ZP, yang diduga terpasang pada sebuah truk Fuso berwarna putih dengan stiker bertuliskan “PRAJURIT_LAUT” di bagian kaca depan.

Temuan ini dinilai memperkuat identifikasi kendaraan yang sebelumnya disebut-sebut digunakan untuk mengangkut arang bakau dari kawasan pesisir menuju titik distribusi, yang diduga tidak melalui jalur resmi.
Penguatan Bukti Visual
Sebelumnya, beredar dokumentasi berupa foto utuh kendaraan yang memperlihatkan ciri khas truk tersebut. Dengan munculnya foto detail nomor polisi, informasi yang beredar kini dianggap semakin spesifik dan dapat ditelusuri lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum terkait status kendaraan tersebut maupun dugaan aktivitas yang melibatkan truk dimaksud.
Sorotan Ketua DPD AWII Kalbar, Yuliana, menyampaikan bahwa keberadaan bukti visual yang semakin rinci seharusnya dapat menjadi dasar awal bagi penegak hukum untuk melakukan penelusuran.
“Dengan adanya nomor polisi yang terlihat jelas, tentu ini bisa menjadi pintu masuk bagi aparat untuk melakukan verifikasi kepemilikan kendaraan dan memastikan apakah ada pelanggaran hukum yang terjadi,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya penanganan serius terhadap dugaan aktivitas yang berpotensi merusak ekosistem mangrove.
Sejumlah Hal yang Perlu Klarifikasi
Sejumlah pihak menilai ada beberapa hal yang perlu mendapat penjelasan lebih lanjut dari instansi terkait, di antaranya:
– Asal wilayah kendaraan (kode plat DU) yang diketahui berasal dari luar Kalimantan Barat
– Penggunaan stiker “PRAJURIT_LAUT”, apakah memiliki keterkaitan resmi dengan institusi tertentu atau hanya sekadar atribut
– Pola operasional kendaraan, termasuk waktu aktivitas dan jalur distribusi yang digunakan
Harapan Transparansi Aparat
Masyarakat dan pegiat lingkungan berharap aparat penegak hukum dapat segera melakukan klarifikasi serta penelusuran terhadap temuan ini, guna memastikan ada atau tidaknya pelanggaran hukum.
Selain itu, penanganan yang transparan dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik, sekaligus memastikan perlindungan terhadap ekosistem mangrove yang memiliki peran vital bagi lingkungan pesisir.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait masih dalam upaya konfirmasi.





