Oleh: Gunawan, A.Md.,S.H | Redaksi
BANJARMASIN | Bidikutama7.com
Sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan air bersih kepada masyarakat, PT Air Minum (PAM) Bandarmasih melaksanakan pekerjaan rehabilitasi jembatan pipa berdiameter 200 milimeter serta pemindahan jaringan District Meter Area (DMA) 405 yang berlokasi di Jalan Sultan Adam, Kota Banjarmasin, Kamis (22/1/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pemeliharaan dan peningkatan sistem distribusi air bersih, guna menjaga keandalan jaringan serta meminimalisir potensi gangguan layanan di masa mendatang. Namun demikian, selama proses pekerjaan berlangsung, sebagian wilayah pelayanan di Kecamatan Banjarmasin Utara diperkirakan akan mengalami penurunan tekanan air hingga penghentian aliran sementara.

Supervisor Humas PT Air Minum Bandarmasih, Murjani, menjelaskan bahwa pekerjaan teknis tersebut dijadwalkan dimulai pada pukul 10.00 WITA dan ditargetkan selesai sekitar pukul 15.00 WITA.
“Pelaksanaan rehabilitasi jembatan pipa dan pemindahan jaringan ini diperkirakan memerlukan waktu kurang lebih lima jam. Selama pekerjaan berlangsung, distribusi air ke sejumlah wilayah terdampak akan mengalami gangguan sementara,” ujar Murjani.
Ia menambahkan, setelah seluruh pekerjaan selesai, proses normalisasi distribusi air bersih akan dilakukan secara bertahap, menyesuaikan kondisi tekanan jaringan dan wilayah layanan masing-masing pelanggan.
“Pemulihan distribusi air tidak bisa langsung normal secara serentak. Kami akan melakukan pengaturan tekanan secara bertahap untuk menjaga kestabilan sistem dan mencegah kebocoran pada jaringan,” jelasnya.
Untuk mengantisipasi kebutuhan pelanggan selama masa gangguan, PAM Bandarmasih menyediakan layanan pengaduan dan permintaan suplai air bersih melalui saluran resmi perusahaan.
“Pelanggan yang membutuhkan bantuan air bersih atau ingin menyampaikan keluhan dapat menghubungi Call Center PAM Bandarmasih di nomor 0511-3252541, atau melalui WhatsApp Center di nomor 0811-5151-46,” tambah Murjani.
PAM Bandarmasih juga mengimbau kepada seluruh pelanggan yang berada di wilayah terdampak agar dapat menampung air secukupnya sebelum pekerjaan dimulai, sebagai langkah antisipasi selama gangguan distribusi berlangsung.
Di akhir keterangannya, Murjani menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan serta meminta dukungan agar pekerjaan dapat berjalan sesuai rencana.
“Kami menyadari bahwa pekerjaan ini dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat. Untuk itu, kami memohon maaf dan mengucapkan terima kasih atas pengertian pelanggan. Kami juga memohon doa dan dukungan agar seluruh rangkaian pekerjaan dapat berjalan dengan lancar dan aman,” pungkasnya.





