KABUPATEN TANGERANG | Bidikutama7.com

Warga Desa Caringin, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, menyampaikan keluhan serius terkait pelaksanaan proyek penataan saluran air (U-Ditch) di wilayah RW 02 setempat. Selain tanah hasil galian yang tidak dihamparkan dengan baik, warga juga menyoroti tidak adanya kehadiran mandor di lokasi pekerjaan.

Proyek yang bernilai Rp84.660.000 ini bersumber dari APBD-P Tahun 2026, dilaksanakan oleh CV. Benteng Putra dengan waktu pelaksanaan 21 hari kalender. Papan informasi proyek memang sudah terpasang, namun di lapangan pengawasan dinilai sangat minim.

Warga mengeluhkan tanah sisa galian yang hanya ditumpuk sembarangan di pinggir jalan, sehingga menyempitkan akses, menimbulkan debu, dan saat hujan mudah longsor ke jalan maupun masuk kembali ke saluran air yang baru digali.

“Selain tanah galian yang tidak dirapikan, kami juga heran, sejak pekerjaan dimulai mandor tidak pernah terlihat di lokasi. Siapa yang mengawasi pekerja di sini? Kalau tidak ada yang mengawasi, bagaimana hasil pekerjaan bisa terjamin rapi dan benar?” ujar seorang warga, Selasa (14/10/2026).

Warga berharap pihak pelaksana segera menempatkan mandor di lokasi agar pekerjaan berjalan sesuai rencana, tanah sisa galian segera diangkut atau dihamparkan dengan baik, serta kualitas pekerjaan dapat terjamin.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak pelaksana terkait ketidakhadiran mandor di lokasi proyek.

Reporter: Rudi
Editor: A.R

Sumber: Tim Investigasi di Lokasi Proyek