Redaksi
JAKARTA | Bidikutama7.com
Sering kali kita hanya menikmati daging buah nanas yang manis dan segar, sementara bonggolnya langsung dibuang. Padahal, di balik teksturnya yang keras, bonggol nanas menyimpan potensi kesehatan yang luar biasa dan telah lama dikenal dalam pengobatan tradisional. Rabu (28/1/26).
Secara ilmiah, bonggol nanas mengandung enzim bromelain, yakni senyawa alami yang membantu proses pencernaan, khususnya dalam memecah protein. Enzim ini juga dikenal memiliki sifat antiinflamasi atau anti radang, yang berpotensi membantu mengurangi pegal otot, nyeri sendi ringan, serta rasa tidak nyaman pada tubuh setelah aktivitas berat.

Tak hanya itu, bonggol nanas juga mengandung vitamin C dan antioksidan yang berperan penting dalam menjaga daya tahan tubuh. Konsumsi yang bijak diyakini dapat membantu tubuh melawan radikal bebas dan mendukung kebugaran secara alami.
Dalam praktik tradisional, bonggol nanas kerap dimanfaatkan untuk membantu melancarkan pencernaan, menjaga metabolisme tubuh, serta mendukung kesehatan ginjal karena sifatnya yang diuretik ringan. Kandungan serat alaminya juga dipercaya membantu mengontrol kadar kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh.
Cara Konsumsi yang Aman dan Bijak
Sebagai bahan herbal, bonggol nanas sebaiknya digunakan secara sederhana dan tidak berlebihan. Cara yang umum dilakukan masyarakat antara lain:
– Bonggol nanas dicuci bersih, dipotong kecil, lalu direbus selama 10–15 menit.
– Air rebusan dikonsumsi 1 gelas per hari, sebaiknya setelah makan.
– Dapat diminum hangat atau dingin, tanpa tambahan bahan pengawet atau pemanis buatan.
Perlu ditekankan bahwa ramuan bonggol nanas bersifat pendukung kesehatan, bukan obat utama. Konsumsinya tidak dimaksudkan untuk mendiagnosis, mengobati, atau menggantikan pengobatan medis dari tenaga kesehatan profesional.
Bagi masyarakat dengan kondisi tertentu seperti maag akut, gangguan lambung berat, alergi terhadap nanas, serta ibu hamil, disarankan untuk berhati-hati dan berkonsultasi terlebih dahulu dengan tenaga medis sebelum mengonsumsinya.
Bijak Memanfaatkan Alam
Pemanfaatan bonggol nanas menjadi contoh bahwa alam menyediakan banyak potensi kesehatan yang kerap terabaikan. Dengan pengetahuan yang tepat dan penggunaan yang bijak, bahan sederhana di sekitar kita dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehat yang aman dan bertanggung jawab.
Rubrik kesehatan ini diharapkan dapat menjadi edukasi publik, bukan sekadar tren, agar masyarakat semakin cerdas dalam memanfaatkan bahan alami tanpa mengabaikan prinsip keselamatan dan kesehatan.





