Bidikutama7.com, Ketapang-
Kasus pemalsuan rokok merek Kalbaco milik PT. Borneo Twindo Group terbongkar dan menimbulkan kerugian besar, baik bagi negara maupun perusahaan. Aksi pemalsuan ini diduga dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dan kini tengah diselidiki oleh aparat penegak hukum. Senin, (10/11/25).

Ketua PW GNPK RI Kalimantan Barat menegaskan bahwa tindakan pemalsuan tersebut bukan hanya merugikan perusahaan, tetapi juga berdampak terhadap masyarakat luas. Pasalnya, pabrik rokok Kalbaco selama ini telah menyerap banyak tenaga kerja lokal di sekitar lokasi produksi.

“Pemerintah seharusnya berterima kasih karena keberadaan perusahaan seperti ini membantu mengurangi pengangguran. Pemalsuan rokok ini jelas menimbulkan hambatan besar bagi kelancaran produksi,” tegasnya.

PW GNPK RI Kalbar mendesak aparat penegak hukum dan pihak Bea Cukai agar menindak tegas para pelaku serta mengusut jaringan yang terlibat di balik peredaran rokok palsu tersebut.

“Kami yakin pelakunya tidak bekerja sendiri. Harus diusut siapa yang memproduksi, mendistribusikan, dan menampung hasil pemalsuan ini. Jangan sampai perusahaan resmi yang justru menjadi korban seolah-olah disalahkan,” lanjutnya.

Menanggapi kasus tersebut, Direktur Utama PT. Borneo Twindo Group, selaku pemilik merek rokok Kalbaco, menyampaikan keprihatinannya. Ia mengecam keras tindakan pemalsuan yang dilakukan oleh pihak tidak bertanggung jawab.

“Kami sangat menyayangkan merek Kalbaco dipalsukan. Kami sudah melaporkan kasus ini ke Bea Cukai Kanwil Kalbar dan juga ke pihak Polda,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada aparat yang telah membantu mengungkap dan mengamankan barang bukti rokok ilegal tersebut.

“Kami berterima kasih kepada semua pihak, terutama Letkol Abu Hanifah, Dandim Ketapang, beserta jajarannya yang telah mengamankan rokok ilegal ini. Kami meminta agar kasus ini diusut tuntas dan pabrik yang mencetak rokok Kalbaco secara ilegal diproses sesuai hukum yang berlaku,” tambahnya.

Sebagai produk kebanggaan putra daerah Kalimantan Barat, Kalbaco selama ini dikenal sebagai rokok lokal yang memiliki pasar luas di wilayah Kalbar. Namun, dengan adanya kasus pemalsuan ini, aktivitas produksi perusahaan mengalami hambatan signifikan.

PW GNPK RI Kalbar berharap kejadian serupa tidak terulang kembali, baik terhadap rokok Kalbaco maupun merek lain. Peran aktif masyarakat dan penegak hukum dinilai sangat penting agar industri lokal tetap terlindungi dari praktik curang yang merugikan negara dan dunia usaha.(Red)

Sumber: PW GNPK RI Kalbar