Oleh: Gunawan, A.Md.,S.H | Redaksi
BANJAR | Bidikutama7.com
Banjir rob yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan beberapa waktu terakhir mendapat perhatian dari berbagai pihak. Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H. turun langsung meninjau lokasi terdampak banjir di Kecamatan Sei Tabuk dan wilayah Martapura Barat, Kabupaten Banjar.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Kalsel didampingi Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, sejumlah menteri, serta unsur Forkopimda Kalimantan Selatan yang turut meninjau kondisi masyarakat dan menyalurkan bantuan.

Di sela peninjauan, Kapolda Kalsel bertemu dengan dua kakak beradik yatim piatu berusia 11 dan 5 tahun yang tinggal bersama neneknya. Kedua anak tersebut diketahui kehilangan kedua orang tuanya akibat kecelakaan lalu lintas sekitar tiga tahun lalu di Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah.
Akibat kecelakaan tersebut, anak sulung mengalami keterbatasan fungsi tangan, sementara adiknya mengalami gangguan pada kaki sehingga tidak dapat menggerakkan dan meluruskan kaki secara normal.
Melihat kondisi tersebut, Kapolda Kalsel menunjukkan empati dengan memberikan perhatian khusus berupa pengobatan dan tindakan operasi medis secara gratis bagi kedua anak tersebut.
Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Adam Erwindi, S.I.K., M.H. mengatakan, saat Kapolda Kalsel meninjau kondisi kedua anak yang sedang dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin, Senin (19/1/2026), disampaikan bahwa keduanya memerlukan penanganan medis lanjutan akibat luka sisa kecelakaan.
“Polda Kalsel melalui jajaran dokter akan melakukan penanganan medis dan tindakan operasi guna membantu pemulihan fisik kedua anak tersebut,” ujar Adam.
Kapolda Kalsel menegaskan bahwa penanganan akan dilakukan secara maksimal. Untuk anak sulung, akan dilakukan pemeriksaan lebih mendalam guna menentukan apakah tindakan operasi dapat dilakukan di Banjarmasin atau perlu dirujuk ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta.
Ia menjelaskan bahwa saat ini kondisi yang dialami kedua anak berupa fraktur pasca kecelakaan, yang akan ditangani oleh tim medis Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin di bawah pimpinan Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes Pol. dr. Muhammad El Yandiko, Sp.An-TI, M.M., MARS, QHIA.
“Kami melihat masa depan kedua anak ini. Harapannya, mereka dapat kembali sehat dan memiliki masa depan yang lebih baik,” ungkap Kapolda Kalsel.
Selain pemulihan fisik, perhatian juga diberikan terhadap kondisi psikologis kedua anak tersebut. Bhayangkari Daerah Kalimantan Selatan turut memberikan pendampingan berupa trauma healing sebelum tindakan operasi dilakukan.
Ketua Bhayangkari Daerah Kalsel Ny. Yennie Rosyanto Yudha menyampaikan bahwa pendampingan psikologis dilakukan untuk membantu mengurangi trauma, kecemasan, dan kesedihan akibat kehilangan orang tua.
“Semoga kedua anak ini diberikan kesembuhan dan pemulihan, baik secara fisik maupun psikologis, sehingga dapat menjalani kehidupan yang lebih baik ke depannya,” harapnya.
Ke depan, Kapolda Kalsel bersama Pejabat Utama Polda Kalsel dan Bhayangkari Daerah Kalsel akan mendiskusikan langkah lanjutan terkait masa depan kedua anak tersebut. Saat ini, keduanya masih menjalani perawatan medis sebagai tahap awal sebelum dilakukan tindakan operasi.





