TANGERANG | Bidikutama7.com
Daun suji selama ini dikenal masyarakat sebagai bahan pewarna hijau alami yang banyak digunakan dalam berbagai makanan tradisional Indonesia. Warna hijau pekat yang dihasilkan menjadikan daun suji sebagai pilihan utama dalam pembuatan klepon, cendol, dadar gulung, hingga berbagai jenis kue tradisional lainnya.
Di balik fungsinya sebagai pewarna makanan, daun suji (Dracaena angustifolia) ternyata menyimpan berbagai kandungan alami yang berpotensi memberikan manfaat bagi kesehatan. Tanaman yang mudah tumbuh di wilayah tropis ini telah lama dimanfaatkan masyarakat sebagai bagian dari pengobatan tradisional.
Menurut warga Sukasari, Tangerang, daun suji merupakan tanaman yang cukup familiar dan sering ditanam di pekarangan rumah.

Foto: Tanaman daun Suji yang tumbuh di pekarangan warga Sukasari, Tangerang.(Dok.Bidikutama7.com)
“Daun suji sudah lama dimanfaatkan masyarakat. Selain untuk pewarna makanan alami, tanaman ini juga sering digunakan sebagai bahan ramuan herbal tradisional,” ujar salah seorang warga Sukasari, Tangerang, Kamis (11/6/2026).
Kaya Kandungan Senyawa Alami
Berbagai penelitian dan publikasi ilmiah menyebutkan bahwa daun suji mengandung sejumlah senyawa alami, di antaranya klorofil, flavonoid, saponin, dan tanin. Kandungan tersebut dikenal memiliki aktivitas antioksidan yang berperan membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
Antioksidan sangat dibutuhkan tubuh untuk membantu menjaga kesehatan dan mendukung fungsi sel agar tetap bekerja secara optimal.
Berpotensi Mendukung Kesehatan Tubuh
Dalam praktik pengobatan tradisional, daun suji kerap dimanfaatkan sebagai bahan ramuan herbal untuk membantu menjaga kebugaran tubuh. Sebagian masyarakat juga mengonsumsi air rebusan daun suji sebagai minuman herbal tradisional.
Kandungan klorofil yang terdapat pada daun suji dipercaya dapat membantu menjaga kesehatan tubuh secara umum. Selain itu, sejumlah penelitian awal menunjukkan adanya potensi aktivitas antioksidan dan antiinflamasi dari ekstrak daun suji. Meski demikian, manfaat tersebut masih memerlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan efektivitas dan keamanannya secara medis.
Para ahli juga mengingatkan bahwa penggunaan tanaman herbal sebaiknya hanya sebagai pelengkap pola hidup sehat dan bukan sebagai pengganti pengobatan medis yang telah direkomendasikan tenaga kesehatan.
Alternatif Pewarna Makanan yang Lebih Alami
Selain memiliki potensi manfaat kesehatan, daun suji tetap dikenal sebagai salah satu pewarna makanan alami yang banyak digunakan masyarakat Indonesia. Penggunaan pewarna alami dinilai lebih ramah dan menjadi pilihan bagi masyarakat yang mengutamakan bahan-bahan alami dalam pengolahan makanan.
Tak heran jika hingga kini daun suji masih menjadi bagian penting dalam berbagai kuliner tradisional Nusantara yang diwariskan secara turun-temurun.
Tanaman Lokal yang Perlu Dilestarikan
Keberadaan daun suji menunjukkan bahwa tanaman lokal Indonesia memiliki nilai manfaat yang besar. Selain mudah dibudidayakan, tanaman ini juga memiliki nilai ekonomi dan manfaat yang dapat dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan pemanfaatan yang tepat dan bijaksana, daun suji dapat menjadi salah satu tanaman yang terus dilestarikan sebagai bagian dari kekayaan hayati Indonesia.
Kesimpulan
Daun suji tidak hanya berfungsi sebagai pewarna hijau alami untuk makanan tradisional, tetapi juga mengandung berbagai senyawa alami yang berpotensi mendukung kesehatan tubuh. Meskipun demikian, masyarakat tetap disarankan untuk tidak menjadikan tanaman herbal sebagai pengganti pengobatan medis dan selalu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila mengalami gangguan kesehatan tertentu.
Penulis: Redaksi Bidikutama7.com
Editor: Asep Supriatna
Referensi dan Narasumber:
Publikasi Ilmiah mengenai kandungan daun Suji (Dracaena angustifolia)





